Bertanya AKu dalam Hati

Agustus 3, 2008 at 3:53 am (puisi) ()

Salahkah harapku yang tak pasti

Seperti ingin memetik bintang di langit

sedang tuk berjalan saja masih ku terasa letih

Hayalku berlalu tapi ingat ini semua

isi hatiku yang tersalin pada selembar kertas ini

keluar dari mulutku , tergores oleh tanganku

berteman saja untuk ku berlebih apalagi memilikinya

Wajahnya indah terlihat indah dalam ingat

namanya terpatri dalam hati

sedang namaku disecarik kertas sobek pun mungkin tak tertulis olehnya

inikah yang dinamakan cinta bertepuk sebelah tangan

Biarlah semuanya mengalir seperti air

hingga merasuk disetiap sel-sel nadiku

agar dapat kurasakan indahnya merindu,

merindu atau mungkin pedihnya merindu

kau tahu, kau satu di dalam hatiku.

1 Tanggapan

  1. Ghoni berkata,

    Andaikan orang yang cintai itu aku,
    Ku tak kan pernah merelakan secarik kertas itu untukmu,
    tapi akan ku berikan engkau satu buku utuh yang berukuran folio bergaris bahkan A0 untuk menuliskan namamu selalu.

Tulis sebuah Komentar